Rahasia Sholat di Awal Waktu

11037634_664434097018725_7181066736134108931_n

Berikut ini adalah terjemahkan riwayat yang dibawakan oleh Imam Muslim tersebut. Ia berkata. Dari Abu Bakr bin Abi Syaibah, dari ‘Ali bin Mus-hir dari asy-Syaibani, dari al-Walid bin al-‘Aizar, dari Sa’ad bin ‘Iyas Abu ‘Amr asy-Syaibani, dari Abdullah bin Mas’ud.

Dia berkata: “Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: Amal manakah yang lebih utama?”. Beliau menjawab, “Sholat pada waktunya.” Dia (Ibnu Mas’ud) berkata: Aku berkata: “Lalu apa?”. Beliau menjawab, “Berbakti kepada kedua orang tua.” Dia [Ibnu Mas’ud] berkata: Aku berkata: “Lalu apa?”. Beliau menjawab, “Berjihad di jalan Allah.” Tidaklah aku tinggalkan pertanyaanku untuk meminta tambahan -keterangan- kecuali karena aku kasihan kepada beliau.

SHALAT PADA WAKTUNYA

Hadist di atas menjelaskan bahwa ada tiga amalan yang paling dicintai oleh Allah SWT satu di antaranya adalah  shalat pada waktunya. Sebagian ulama mengatakan bahwa yang dimaksud dengan shalat pada waktunya adalah shalat di awal waktu. Ketika kita mendengar suara adzan berkumandang, kita dengan bersegera melaksanakan shalat, lebih utama lagi dilakukan secara berjamaah.

Setiap peralihan waktu shalat sebenarnya menunjukkan perubahan tenaga alam. Hal ini dapat diukur dan diserap melalui perubahan warna alam. Fenomena perubahan warna alam ini adalah sesuatu yang tidak asing bagi mereka yang terlibat dalam bidang fotografi.

WAKTU SHUBUH

Waktu shubuh alam berada dalam spektrum warna biru muda yang bersamaan dengan frekuensi tiroid yang mempengaruhi sistem metabolisma tubuh. Jadi warna biru muda atau waktu subuh mempunyai rahasia berkaitan dengan rezeki dan komunikasi. Mereka yang sering kali tertinggal waktu shubuhnya ataupun terlewat secara berulang-ulang kali, lama kelamaan akan menghadapi masalah komunikasi dan rezeki. Ini karena tenaga alam biru muda tidak dapat diserap oleh tiroid. Penyerapan tenaga alam ini hanya dapat diserap oleh tyroid pada saat keadaan roh dan jasad bersatu (keserentakan ruang dan masa) atau dengan kata lain saat kita terjaga dari tidur. Di sini juga dapat kita ungkap akan rahasia diperintahkan shalat di awal waktu. Di awali sejak dikumandangkan adzan shubun. Pada waktu ini tenaga alam pada waktu itu berada pada tahap optimum. Tenaga inilah yang akan diserap oleh tubuh melalui konsep resonansi pada waktu ruku’ dan sujud. Jadi mereka yang terlewat shalat shubuh maka ia tidal mendapat tenaga yang optimum lagi.

WAKTU ZHUHUR

Selesai waktu shubuh dengan warna biru muda maka selanjutnya warna alam perlahan berubah menuju  ke warna hijau (isyraq & dhuha) dan kemudian ke warna kuning yang menandakan masuknya waktu zhuhur. Spektrum warna pada waktu ini bersamaan dengan frekuensi perut dan hati yang berkaitan dengan sistem pencernaan. Warna kuning ini mempunyai rahasia yang berkaitan dengan keceriaan. Jadi mereka yang selalu ketinggalan atau terlewat zhuhurnya berulang-ulang maka dalam hidupnya akan menghadapi masalah di perut dan hilang sifat cerianya. Coba perhatikan orang yang tengah sakit perut,  sudah tentu tak ada keceriaan pada wajahnya.

WAKTU ‘ASHAR

Kemudian warna alam akan berubah kepada warna orange, yaitu masuknya waktu ‘ashar yang pada saat ini spektrum warna  bersamaan dengan frekuensi prostat, uterus, ovari dan testis yang merangkumi sistem reproduktif.  Rahasia warna orange ialah kreativitas. Orang yang kerap tertinggal ‘ashar akan hilang daya kreativitasnya dan lebih malang lagi kalau di waktu ‘ashar ini jasad dan roh seseorang ini terpisah (kondisi tidur). Dan jangan lupa, tenaga pada waktu ‘ashar ini amat diperlukan oleh organ-organ reproduktif kita.

WAKTU MAGHRIB

Menjelang waktu maghrib, alam berubah ke warna merah dan di waktu ini kita kerap dinasihatkan oleh orang-orang tua agar tidak berada di luar rumah. Ini karena spektrum warna pada waktu ini menghampiri frekuensi jin dan iblis (infra-red) dan ini bermakna jin dan iblis pada waktu ini amat bertenaga karena mereka resonan dengan alam. Mereka yang sedang dalam perjalanan sebaiknya berhenti dahulu pada waktu ini (shalat maghrib terlebih dahulu) karena banyak interferens (gangguan) berlaku pada waktu ini yang bisa jadi mengelabui mata kita. Rahasia waktu maghrib atau warna merah ialah keyakinan, frekuensi otot, saraf dan tulang.

WAKTU ISYA’

Apabila masuk waktu isya’ maka alam berubah ke warna indigo dan seterusnya memasuki fasa kegelapan. Waktu isya’ ini menyimpan rahasia ketenteraman dan kedamaian dan frekuensinya bersamaan dengan sistem kawalan otak. Mereka yang kerap ketinggalan shalat isya’nya akan selalu berada dalam kegelisahan. Alam sekarang berada dalam kegelapan dan inilah waktu tidur dalam Islam.  Tidur pada waktu ini disebut tidur delta di mana keseluruhan sistem tubuh berada dalam masa istirahat.

 

sumber : http://perludiketahui.wordpress.com/keutamaan-shalat-di-awal-waktu/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s