Resume Paper 4 Skripsi Informatika

Implementasi Metode Pertahanan Serangan DDoS dan DRDoS pada Jaringan Komputer

Oleh Bayu Kresnapati

 

Distributed denial of services adalah salah satu jenis serangan denial of services dengan menggunakan banyak host penyerang, baik itu menggunakan computer untuk menyerang atau computer yang di jadikan zombie untuk menyerang sebuah host yang berada pada jaringan computer. Perbedaan antara denial of service dan distributed denial of services adalah serangan DoS bersifat satu lawan artinya untuk melakukan serangan Dos dibutuhkan host yang kuat baik itu dari segi pemrosesan ataupun sistem operasinya, sedangkan DDoS merupakan jenis serangan yang menggunakan beberapa computer seligus untuk meningkatkan penyerang yang dapat mengakibatkan server atau keseluruhan jaringan menjadi down.

Serangan DDos pertama kali muncul pada tahun 1999, tiga tahun setelah serangan denial of service dengan menggunakan SYN Floding, yang mengakibatkan beberapa server web di internet mengalamai downtime. Pada awal febuari 2000, sebuah serangan besar dilakukan sehinga beberapa situs web terkenal seperti amazon, CNN, ebay dan yahoo mengalami downtime selama beberapa jam. Serangan yang lebih baru lagi terjadi pada bulan oktober 2002 ketika 9 dari 13 root DNS server pada setiap detiknya mendapatkan lebih dari 15000 request paket internet control message protocol (ICMP). Namun  untungnya serangan hanya dilakukan selama setengah jam saja sehingga lalu lintas internet pun tidak terlalu terpengaruh dengan serangan tersebut.

Adapun parameter –parameter yang dapat diukur saat melakukan serangan DDoS terhadap korban atau target, adalah sebagai berikut :

1. Packet loss

Merupakan paket yang hilang atau rusak selama proses pengiriman berlangsung dari sumber ke tujuan. Ketika packet loss besar maka dapat diketahui bahwa jaringan sedang sibuk. Packet loss mempengaruhi kinerja jaringan secara langsung, jika nilai packet loss suatu jaringan besar maka dapat dikatakan kinerja jaringan jelek.

2. Throughput

Adalah jumlah kedatangan paket yang diamati pada destionation dalam kurun waktu tertentu dibagi oleh durasi waktu pengiriman paket tersebut.

3. Delay

Merupakan waktu yang dibutuhkan data untuk menempuh jarak dari asal ke tujuan. Delay dapat dipengaruhi oleh jarak media fisik, kongesti atau waktu proses yang lama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s