Sore Hari itu, Diriku…..

Hujan di sore hari, Rintik-rintik menerkam di telingaku.

Kerahmatan telah turun dari langit, bak yang suci membasahi bumi.

Mampukah ku bawa semua naluriku.

Tak akan henti, terasa tipis dilihat oleh mata.

Tapi tak akan terasa ketika mengenai diri, paham akan hal yang serasa sejuk di hati.

Semua indah bagai permata.

Kupu-kupupun terbang kembali kepada hakekatnya.

Mata biduk bibir membisu, tak kan mudah hilangkan sebuah kenyataan

Tiada lelah, tiada nestapa detik dan detuk bunyi yang terkena atap yang tak membasahi diriku.

Mungkinkah sebuah keajaiban datang dengan penuh KeagunganNya

Semuanya sekaan terisyaratkan pada alam, bumi dan langit yang tak lepas dari pijaranku

Mengerti, atau tifak semuanya membelok dan tak dapat di temukan ke asliannya.

Tak bisa bedain sesuatu real yang bisa membuktikan akan hal yang tidak nyata atau mungkin di luar nalar manusia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s