Setting Koneksi JNDI ke MySQL

Sebelum kita mensetting, hendaknya kita mengetahui terlebih dahulu pengertian JNDI. JNDI atau Java Naming and Directory Interface adalah fasilitas yang tersedia dalam bahasa pemrograman Java yang berupa API untuk naming service dan directory. Naming service atau layanan penamaan adalah sebuah layanan yang menyediakan pembuatan nama standar untuk satu kumpulan data. Konsep kunci untuk mengingat sebuah naming service  yaitu bahwa jndi menyediakan nama unik untuk setiap entri yang didaftarkan, yang dinamakan dengan binding.

Directory service adalah sebuah naming service yang menyertakan metadata yang mendefinisikan obyek yang direferensikan oleh nama tersebut. Hal ini memungkinkan kita untuk  mencari directory service pada metadata untuk menemukan obyek tanpa mengetahui namanya. Directory service selalu memiliki naming service namun naming service tidak harus memiliki directory service. Contoh directory service adalah dalam dunia nyata adalah buku telepon. Buku telepon memungkinkan kita untuk mencari nomor telepon seseorang dengan cepat jika kita tahu nama orang tersebut.

Nah sekarang kita ke kongifurasinya, mari kita setting koneksi JNDI dengan MySQL.

  1. kita membutuhkan file conector sebagai perantara antara JNDI dengan MySQL yakni mysql conector java bin.jar. jika anda masih belum punya, klik disini aja.
  2. setelah itu copy file tersebut dan letakkan d harddisk C untuk memudahkan Apache tomcatnya. buat folder dengan nama koneksimysql, kemudian masukkan ke dalam folder tersebut.

  1. kemudian copy alokasi penyimpanannya dan paste di configure apache tomcat –> tab java –> tepat di java classpath  tambahkan titik koma (;) lalu paste tepat setelah titik koma tersebut.
  2. Setelah itu anda OK konfigurasi classpathnya, selanjutnya kita membuat database di MySQL. kita bisa menggunakan xampp, kita buat database dengan nama web. setelah database itu terbuat, kita akan mengkonfigurasi JNDInya.
  3. Setting dan pembuatan nama untuk  JNDI web kita.
  4. lakukan seperti gambar di atas, misalnya itu web saya bernama websederhana maka pada JNDI name saya tulis jdbc/websederhana. dan begitu pula untuk database yang ada di mysql saya bernama web maka saya tulis jdbc:mysql://localhost:3306/web?autoReconnect=true. lalu klik save.
  5. jika berhasil maka konfigurasi telah berhasil, namun untuk memastikannya kita harus melakukan test koneksi dengan file extensi [dot] jsp. karena kita menggunakan apcache tomcat web sevlet maka kita harus menggunakan java server page.
  6. saya membuat file tersebut dengan nama testkoneksi.jsp yang berisi script :

<HTML>
<HEAD>
<TITLE>Tes Koneksi Database</TITLE>
</HEAD>
<BODY>
<%@ page import=”java.sql.Connection,java.sql.DriverManager” %><%
boolean ada_kesalahan = false;
try {
Class.forName(“com.mysql.jdbc.Driver”);
}
catch (Exception ex) {
out.println(“Kesalahan: ” + ex);
ada_kesalahan = true;
}

if (!ada_kesalahan) {
//Bentuk koneksi
Connection koneksi = null;
try {
koneksi = DriverManager.getConnection(“jdbc:mysql://localhost/web“, “root”, ” “);
out.println(“Koneksi berhasil”);
}
catch (Exception ex) {
out.println(“Kesalahan: ” + ex);
}
}
%>
</BODY>
</HTML>

file tersebut simpan ke dalam folder c: program file –> apache software foundation –> webapps –> di folder web anda. misalnya punya saya web sederhana.  Test koneksi dengan memanggil file di atas sesuai penyimpanannya seperti –> http://localhost:8181/websederhana/testkoneksi.jsp ———> jika muncul koneksi berhasil maka koneksi kita antara JNDI dengan MySQL telah berhasil dan begitu juga sebaliknya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s