Karya Sastra

Unsur-unsur karya sastra antara lain :

1. Unsur instrinsik : unsur karya sastra yang membangun karya sastra dari dalam. Unsur ini selalu ada di dalam sebuah karya sastra.

Yang tergolong unsur instrinsik adalah :

> Tema adalah ide atau gagasan yang menjadi dasar sebuah cerita alur yang di bentuk oleh tahapan-tahapan peristiwa sehingga mengakhiri sebuah cerita yang dihadirkan oleh para pelaku. Alur cerita dapat dibagi beberapa tahap seperti;

Tahap perkenalan

Tahap ini membicarakan tempat terjadinya cerita, waktu terjadinya cerita dan tokoh-tokoh  dalam cerita tersebut yang bersifat mengantar cerita.

Tahap pertikaian /penampilan masalah

Pada tahap ini mulai terjadinya pertikaian pada tokoh / yang menceritakan persoalan yang pelaku cerita.

Tahap klimaks/puncak ketegangan

Pada tahap ini pertikaian yang terjadi dalam cerita mulai meruncing dan memuncak/menggambarkan masalah dalam cerita yang sudah sangat menghawatirkan.

Tahap peleraian/ketegangan menurun

Pada tahap ini mulai muncul peristiwa yang memecahkan persoalan yang dihadapi atau masalah telah berangsur –angsur dapat di atasi dan kehawatiran dapat  hilang.

Tahap penyelesaian

Pada tahap ini pengarang melibatkan bagaimana langkah pertama dalam cerita bertindak menyelesaian pertikaian yang dihadapi akhir cerita dapat menyenangkan atau menyedihkan

Alur maju

Alur ini di susun secara berurutan dari tahap perkenalan kemudian dilanjutkan dengan tahap pertikaian dan tahap-tahap berikutnya yang di akhiri dengan tahap penyelesaian (12345).

Alur mundur

Alur ini disusun dengan mendahulukan tahap penyelesaian kemudian disusul dengan tahap-tahap yang lain yang menceritakan peristiwa-peristiwa yang mendahuluinya (54321).

Alur gabungan

Alur ini merupakan perpaduan antara alur maju dan alur mundur maksudnya susunan penyajian/urutan peristiwanya di awali dengan puncak ketegangan kemudian dilanjutkan dengan perkenalan dan di akhiri dengan penyelesaian (31245).

Alur klimaks

Alur yang susunan peristiwanya dari peristiwa biasa yang meningkat menjadi penting yakni makin menonjol atau makin menegangkan.

Alur anti klimaks

Alur yang susunan peristiwanya makin menurun dan peristiwa yang menegangkan kemudian menjadi kendor dan berakhir dengan peristiwa yang biasa.

Alur kronologis

Alur yang susunan peristiwanya berjalan sesuai dengan urutan waktu.

Sosot balik atau flash back

Alur yang terjadi karena pengarang mendahulukan bagian akhir cerita dan setelah itu baru kembali ke awal cerita (51234).

> Tokoh yakni pelaku yang mengembangkan peristiwa dalam cerita. Pertokohan : cara mengarang menampilkan tokoh-tokoh dalam cerita sedangkan pemberian watak pada suatu cerita oleh pengarang disebut perwatakan.

> Setting/latar  yakni bagian dari cerita  yang menggambarkan tentang tempat terjadinya peristiwa, waktu terjadinya peristiwa, suasana terjadi peristiwa

> Amanat yakni pesan yang ingin di sampaikan oleh pengarang kepada pembaca. Amanat  ini biasanya disampaikan melalui kejadian yang  dialami oleh tokoh-tokoh dalam cerita dan akibat yang mengalaminya sehingga pembaca dapat mengambil pelajaran dari apa yang telah dibacanya.

Sudut pandang yakni pusat pengisahan yang menerangkan siapa yang bercerita.pengarang dalam menyusun suatu cerita selalu lebih dahulu menentukan sudut pandang. Hal ini perlu sekali, sebab sudut pandang itu menentukan arah pandang si pengarang. Jadi sebelum pengarang menyusun  cerita terlebih dahulu ia akan memilih sudut pandang mana yang akan digunakan untuk menyampaikan karangannya.

–          Sudut pandang orang pertama pelaku utama

Pengarang buasanya menggunakan kata ganti “aku, beta, saya sebagai pelaku”(pengarang ikut dalam cerita). Contoh: aku memang senang mengganggu teman. Sebab hoby mengganggu ini sudah ada sejak aku ganggu itu tidak pernah marah jadi hoby ini masih tetap aku kembangkan.

Keterangan : pada penggalan cerita di atas pengarang menggunakan sudut pandang orang pertama pelaku utama.

–          Sudut pandang orang pertama palaku sampingan

Apabila pengarang menggunakan kata ganti “aku” dalam cerita tapi yang banyak diceritakan itu orang lain. Contoh : “kau jadi apa hari ini”? tanya Rudi sambil terheran-heran. Aku berpura tidak tahu. “habis aku tersinggung dengan kata-katamu tadi seolah-olah kau tidak menghendaki aku disini.” “aku tidak bermaksut demikian, maafkan jika  kataku tadi menyinggugmu”. Ia mendekati. “begini sebabnya mengapa aku agak kasar terhadapmu tadi karena aku dimarahi pak Tarto”. Katanya sambil duduk tersipu. Wajahnya penuh penyesalan aku tersenyum tak menjawab.

Keterangan : pada penggalan cerita di atas pengarang menunjukkan 2 orang tokoh yakni aku dan Rudi. Tokoh bertindak sebagai penutur cerita dan tokoh yang banyak diceritakan adalah tokoh Rudi. Dengan demikian dalma cerita tersebut pengarang menggunakan sudut pandang orang pertama pelaku sampingan.

–          Sudut pandanga orang ketiga

Apbila pengarang menggunakan pencerita ketiga denga menggunakan kata ganti “ia, dia, atau nama diri.” Contoh : pakaian temanku perempuan itu sangatbagus. Warnanya terang dan gemerlap di hiasi dnegan jalur-jalur keemasan begitu juga hiasan di kepalanya berkilau ditimpa cahaya lampu. Semua itu di pandang dengan penuh perhatian.

Keterangan : pada kutipan ini pengarang tidak ikut dalam cerita tersebut jadi pengarang hanya bertindak sebagai sutradara. Inilah disebut sudut pandang orang ketiga.

2. Unsur ekstrinsik

Yaitu unsur karya sastra yang membangun dari luar. Unsur ekstrinsik ini tidak harus di dalam karya sastra tetapi boleh ada. Antara lain:

> Budaya : tercermin dari perbuatan dan cara berpakaian dalam cerita.

> Agama: agama yang di anut oleh seorang tokoh cerita yang terlihat dari cara beribadah.

> Pendidikan : dapat dilihat dari cara berbicaranya, cara berfikir, dan cara memecahkan masalah para tokoh.

> Ekonomi

> Latar belakang pengarang

One thought on “Karya Sastra

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s